-Kehidupan kadang terlalu berat untuk dijalani, akan tetapi dengan adanya kehidupan disitu ada sebuah harapan. Lakukan sesuatu dan jadilah yang terbaik sesuai versimu.

-Hidup kadang atau bahkan sering tidak adil, oleh karena itu biasakan dirimu akan ketidak adilan tersebut.

-Jadilah rileks dan senyaman mungkin pada setiap keadaan. Dan jangan mau tau urusan orang lain serta jangan sampai orang lain tau urusanmu. Itulah salah satu kunci ketenangan dan kedamaian dalam menjalani hidup dari cemoohan orang.

-Jalan menuju kesuksesan atau impian serta cita-cita yang kau idamkan tak selamanya akan berjalan mulus. Akan ada belokan serta patahan-patahan yang penuh dengan cerita sedih maupun bahagia. Akan tetapi percayalah jalan yang penuh dengan patahan serta belokan tersebut yang akan menuntunmu pada sebuah titik yang bisa disebut dengan kesuksesan.

-Bermimpilah setinggi-tingginya jika mimpimu belum ditertawakan oleh orang lain, berarti mimpimu belum tinggi, dan jangan lupa berjuanglah sekeras mungkin untuk mewujudkan mimpi tersebut. Jikalau mimpimu sudah tercapai jangan lah kau merasa angkuh.

-Terkadang lebih baik hidup dalam penyesalan karena keputusan sendiri dari pada bahagia karena keputusan orang lain. Karena lebih baik menjadi nahkoda bagi diri sendiri dari pada menjadi boneka yang di kendalikan oleh orang lain.

-Berusahalah menikmati hidup walau kadang ada yang suka nyinyir.

-Demi kehidupan yang lebih baik utumakan kualitas dari pada kuantitas.

-Jangan mau tau urusan orang lain, dan orang lain jangan sampai tau urusanmu.

-Salah satu kebodohan yang harus dihindari yakni mau, serta ikut terombang-ambing dalam omongan orang lain yang menyesatkan.

-Dalam kehidupan, temukanlah hakikat diri dan nikmati. Walau ibaratkan, bak jarum di tumpukkan jerami tapi hidup tak terasa mati di kehidupan yang tak berarti.

- Tadinya inginku peduli, tapi rupanya kau tak berminat.

- Jika malam yang dingin mampu membuat tubuh mengigil hingga menusuk tulang. Percayalah, sikap dingin yang kau buat mampu menusuk hati yang tulus hingga membeku keras.

- Teruntuk seorang insan yang bersedih, tak mampu ku rangkai kata tuk hilangkan gundah dihati. Namun, izinkan diri ini bersedia mengenang sedih bersama.

0 komentar: