Friday, January 11, 2019

Bangga Menjadi Blogger Di Era Digital



Pada era digital seperti sekarang ini menjadi seorang Blogger merupakan sebuah tantangan tersendiri. Kenapa menatang? Seperti yang kita lihat di era digital yang berkembang pesat saat ini banyak sekali media-media digital yang digunakan untuk menyampaikan sebuah informasi, baik berupa media visual maupun media tulisan.

Menjadi seorang Blogger, harus dituntut untuk lebih kreatif dalam menulis atau membuat suatu konten agar nantinya tulisan-tulisan yang diposting tidak bosan untuk dibaca dan tentunya bermanfaat bagi para pembaca. Coba kita lihat Di Era Digital yang semakin canggih ini orang – orang lebih menyukai media yang berbasis visual ketimbang media tulisan.

Namun untuk menjadi seorang Blogger itu bukanlah sebuah permasalahan karena ada perasaan bahagia serta rasa bangga tersendiri , jika seorang Blogger bisa mempersembahkan tulisan-tulisan yang dapat memberikan informasi yang berguna dan tentunya juga bermanfaat bagi para pembaca.


Memang tidak ada salahnya menyukai media visual ketimbang media tulisan, akan tetapi menurut saya pribadi media visual sendiri lahir dari sebuah tulisan, jika tidak memulainya dari menulis, media visual sendiri tidak memiliki fondasi cerita yang menarik untuk dibuat.

Saya sendiri memulai membuat blog pada pertengahan bulan juli 2012 , ini pun karena ada tugas dari guru TIK untuk membuat blog. Awalnya saya pikir ini hanya sebatas tugas dari guru saja, saya juga tidak tahu awalnya apa yang akan diisi untuk konten di blog saya. Karena saya suka dengan anime jadi saya mencoba mengisi  konten di Blog dengan anime-anime,  Itu pun di copas dari web orang lain tanpa menyertakan sumbernya.


Saya lama sekali vakum dari dunia blog, karena tidak ada tujuan yang jelas dan sempat juga berfikir menulis hanya buang-buang waktu saja. Lambat laun saya jadi mengerti makna dari sebuah tulisan dan juga alasan kenapa setiap orang harus menulis. Oleh karena itu saya mulai untuk mencoba menulis dan ngeblog lagi. Konten di blog, saya isi dengan tulisan-tulisan personal, tujannya agar saya dapat mengabadikan setiap momen yang terjadi pada hari-hari saya, dengan sebuah tulisan.

Semangat ngeblog saya muncul dan terpacu untuk menulis saat melihat salah satu vidio di youtube ketika seorang Blogger di undang sebagai tamu di salah satu acara televisi. Blogger tersebut ialah Agus Mulyadi, ntah karena apa saya bisa sampai kepincut sama ini orang. Tapi yang jelas setelah coba berkunjung ke blog orang tersebut dan membaca tulisan-tulisannya, saya mulai sadar dan semangat, dan mulai saat itu saya coba untuk aktif menulis di blog.

Agus Mulyadi Blogger Asal Magelang.

Sebagai bentuk keseriusan saya untuk ngeblog, saya mencoba membeli domain dan mengedit ulang sendiri template blog saya, yang tentunya dengan bantuan tutorial yang tersedia di google. Dan saya juga coba-coba untuk mendaftar google adsense di blog pribadi saya. 

Ini merupakan kali pertama saya mengikuti kompetisi blog, dan juga ini merupakan salah satu list resolusi yang saya buat di tahun 2019 , selain aktif menulis diblog saya juga menantang diri saya sendiri untuk mencoba mengikuti kompetisi blog.


Saya juga tidak tahu apakah saya bisa disebut sebagai Blogger senior karena dilihat dari tahun pembuatan blog. Tapi karena saya dari awal tidak tahu sama sekali fungsi dari blog dan makna dari tulis menulis, saya rasa saya masih sangat pemula di dunia blogging ini. Harapan saya kedepannya semoga saya  bisa terus tetap konsisten dalam menulis, serta dapat membagikan pengalaman dan pemikiran saya terhadap dunia. 

Dan saya sangat berterima kasih pada Mas Adhi Nugroho karena telah mengadakan Kompetisi Blog Nodi. Semoga nanti kedepannya para Blogger pemula banyak yang tertarik untuk menulis di blog. Sehingga tetap semangat serta konsisten dalam menulis, khususnya di blog.
Previous Post
Next Post

About Author

Seorang personal blogger, yang suka menulis seputar keseharian mulai dari curhat, opini, dan bahkan adakalanya menginspirasi. Kadang juga menulis hal-hal yang absurd, dan dibumbui sedikit humor.

0 komentar: